Archive for August, 2010

My Friendster

Thursday, August 19th, 2010

Siang ini, suasana kantor sepiiiiiiiiiii bgt, cuma ada 5 orang di Lt.2 yang sibuk dengan rutinitasnya. Mungkin hanya saya yang tidak begitu sibuk karena memang tidak ada kandidat yang harus di test hari ini. Sehingga banyak waktu untuk cek Facebook yang (sebenarnya) belakangan ini saya sudah mulai jenuh dengan situs jejaring tsb. Tiba-tiba saja teringat situs jejaring FRIENDSTER. Waahh..udah lama banget ga pernah buka FS. Seperti apa ya sekarang?

Pertama, saya lihat profile-nya. Disitu saya tuliskan shoutout yang berbunyi : “I believe in true love and I will love you every day, and more each day after. I will never stop appreciating you and I will always treat you like the wonderful gift that ALLOH gave to man.12/21/2009”

Siapapun bisa menerka, ditujukan untuk siapa shoutout tsb. Pastinya dia adalah someone special in my heart. Ya, shoutout itu saja tujukan untuk suamiku tercinta.

Kemudian saya klik menu “who’s viewed me” di FS tsb. Dilanjut dengan membuka message pada inbox FS tsb. Ga nyangka, ada beratus-ratus message didalamnya. Satu per satu saya baca ulang message dari teman-teman saya. Hingga akhirnya saya menemukan satu message dengan subject : sorry dari id yg bernama “over” yang dikirim pada tanggal 11-Sept-2008 10:27 pm. Berikut kutipan message-nya :

Subject: sorry
Message:
kayaknya cuman sorry yang bisa mahen bilang ke kamu.

untuk semua yang udah mahen lakuin ke kamu.

especially “ngrebut a iky” dari kamu

mahen ngga tau ke harus mulai dari mana

mahen hutang banyak penjelasan ke kamu soal a iky.

tapi kalo kamu emang udah ngga butuh itu malah lebih baik buat mahen

bukan karena mahen mo lari dari masalah atau tanggung jawab

cuman rasanya masih terlalu menyakitkan kalo inget a iky

kamu pasti tau kan mahen udah putus sama a iky

hubungan yang konyol memang

mahen cuman pengen minta maaf buat segalanya

and lets talk…

actually, i need talk to you…

entahlah

mahen butuh temen buat cerita aja soal rasa sakit ini

mahen ngga nyangka aja semuanya bakalan sesakit ini

mahen ngga sadar ternyata mahen selama ini memang jatuh cinta sama dia

sangat sangat jatuh cinta

mungkin ini yang kamu rasain waktu itu

waktu a iky mutusin kamu

mahen salut sama kamu

karena bisa mengatasi hal patah hati ini dengan berdiri tegak dan tetap memandang ke depan

can you teach me?

mahen sangat tersiksa ke…

banget

mahen ngga mau kayak gini terus

tapi dia ngga bisa hilang juga dari ingatan

apalagi tau dia sekarang udah punya cewe lagi…

hanya selisih sehari dua hari setelah mutusin mahen

sakit banget

rasanya seperti ditamparin berkali2

mahen dipecundangin

udah ketiga kalinya dia bikin mahen patah hati

yang terakhir dia janji ngga bakalan nyakitin n ninggalin mahen lagi

dan itu hanya dua minggu yang lalu

bagaimana bisa hati orang berubah secepat itu?

dan bagaimana bisa mahen sangat2 jatuh cinta sama dia

mahen ngga bia nemu jawabannya

terlalu sulit dimengerti

terlalu sulit bagi logika mahen.

sorry ke…

cuman kata2 itu yang bisa mahen bilang ke kamu

soal kenapa kamu ku del dari friends list dan comment di blog adalah lebih karena mahen merasa seperti semakin dipecundangin

mahen ngerasa kamu tertawain mahen soal semua ini

mahen lagi labil banget emosinya

mahen lagi brusaha buat kembali fitrah

tapi ternyata cara mahen salah

ternyata menyendiri bukan solusinya

just forgive me please…

Membaca message tsb, spontan semua kenangan pahit di tahun 2008 itu kembali berputar dalam ingatanku. Aku ingat siapa wanita bernama mahen itu, sangat ingat…

Mahendra Rani Dewi Rahilya, wanita selingkuhan dari laki-laki yang (pernah) menempati ruang di hatiku selama kurang lebih enam tahun. Wanita yang…berhasil membuat orang yg (pernah) kusayang berpaling dariku di saat aku mati-matian berjuang mempertahankan hubungan kami. Semua kenangan itu kembali bergentayangan dalam ingatanku. Bukan kenangan indah yang kulalui bersama laki-laki itu, tapi justru kenangan bagaimana laki-laki itu tega menyakitiku dengan cara yang begitu keji (bagiku), bagaimana dia menginjak-injak harga diriku, bagaimana dia mengkhianati ketulusan yang pernah aku berikan untuknya, bagaimana bisa dia berselingkuh dan melakukan hal-hal yang seharusnya tidak mereka lakukan sebelum pernikahan diselenggarakan diantara mereka.

Perlahan…Luka itu kembali terasa dalam hatiku, sedikit terasa namun tetap saja perih. Mungkin waktu 2 tahun belum cukup mampu untuk mengeringkan luka yang terlalu dalam itu atau mungkin luka itu akan tetap meninggalkan goresan dalam hatiku selamanya?? Entahlah…

aaakkhh…sudahlah. Yang pasti, masa lalu itu banyak memberi hikmah bagiku. Dari kejadian itu, aku bisa tahu sejauh mana tingkat kesetiaanku kepada pasanganku, sejauh mana aku bisa menjadi wanita yang mampu menjaga kehormatanku, bagaimana aku harus me-manage rasa rindu dan kecemburuanku agar tidak melahirkan sifat posesif, dan yang terpenting adalah masa lalu yang pahit itu telah mengantarku berjumpa dengan laki-laki terbaik dalam hidupku, laki-laki yang (insya alloh) mampu menjadi imam dalam hidupku, laki-laki yang mampu membimbingku dengan kesabaran yang dimilikinya, laki-laki yang menyayangiku dengan kelemah-lembutan & ketulusan hatinya. Semua yang ia miliki, baik kelebihan maupun kekurangannya telah mampu membuatku membuka hati untuk dirinya. Dan aku akan tetap mencintainya dengan kesetiaan utuh yang kupunya hingga akhir waktu. Semoga Alloh berkenan. Amin.

** Mungkin dia (suamiku) bukan type laki-laki romantis yang bisa merayu wanita, tapi aku mampu merasakan kehangatan cinta yang dimilikinya saat ku berada dalam pelukannya.

Hiks..hiks…jadi makin kangen sama kangmas suamiku!! Cepatlah tanggal dua puluh tujuuuuuuuuuuuuuuuhhh…

Saat Om Adun Ga Enak Badan

Thursday, August 19th, 2010

Diawali dari bangun sahur yang males-malesan, karena malem kebanyakan ngemil, pikiran ini masih aja ngitungin hari : kapan bisa ketemu kangmas suamiku yang baik hati dan menggemaskan itu?? Siang malam udah smsan…siang malam pula udah telpon-telponan tapi tetep aja kangen berat sama doi. Maklum, udah 2minggu terpisah jarak jd bawaannya pengen ketemu mas arjuna-ku…

Pagi harinya, berangkat ke tempat kerja sendiri. Karena Sang Ojek Volunteer lagi ga enak badan. Alhasil, wanita hamil menuju minggu ke-32 ini harus nyetir motor sendiri. Sempet ada sedikit kekhawatiran siy, tapi begitu kekhawatiran itu tiba, si dede langsung ngasih respon positif dengan “nyundul-nyundul” perut si ibu & bikin optimis ibunya untuk bawa motor sendirian. Mantaapp…anakku suka tantangan niy 🙂 Bismillah…Semoga selamat sampai tujuan.

Alhamdulillah bisa sampe tempat tujuan dengan aman dan selamat. Kamu hebat ‘de…pengertian ya klo om-nya lagi ga bisa nganter 🙂 Kita doain om adun biar badannya cepet sembuh dan bisa nganter kita lagi yah?! (^._.^)

R.I.P

Friday, August 6th, 2010

Pertengahan november 2009, aku mengenalnya…Wanita tua berkulit putih bersih itu tersenyum cantik saat aku datang bersama suamiku mengunjungi dirinya yang sedang sakit di pembaringan. Kuperkirakan usia beliau sekitar 75 s/d 80-tahunan. Meskipun goresan keriput sudah jelas diwajahnya, namun beliau masih saja terlihat cantik 🙂 jadi terbayang secantik apa beliau di masa mudanya. Dia adalah wanita yang merawat ibu mertua-ku, wanita yang menjadi mbah uti dari suamiku, kami memanggilnya “Mbah Ipin” karena beliau tinggal bersama Lik Ipin. Saat menginjakkan kaki di kota Magelang, aku banyak mendengar cerita tentang beliau dari ibu mertuaku.

Setelah perkenalanku dengan beliau, ibu mertuaku cukup sering mengajakku ke tempat mbah Ipin untuk sekedar mengantarkan makanan kegemarannya yaitu pisang goreng dan perkedel kentang. Dua atau tiga hari sekali kami mengunjunginya untuk sekedar sedikit mengobrol dan mengambil pakaian kotornya untuk kami cuci di rumah. Ini bentuk perhatian dari ibu mertuaku sebagai anak di masa tua orang tuanya.  Terkadang ibu memintaku untuk mengunjungi beliau seorang diri (karena suamiku bekerja, jd tdk mungkin menemaniku). Sebenarnya aku sama sekali tak keberatan untuk datang mengunjunginya seorang diri, tapi masalahnya adalah Mbah Ipin ini termasuk orang yang ramah dan gemar mengobrol, termasuk mengobrol denganku sbg “cucu baru”-nya. Mungkin banyak hal yang ingin beliau tahu tentang istri dari cucu-nya ini…Dan aku selalu bingung saat menjawab setiap pertanyaan darinya karena aku tak fasih berbahasa jawa halus (kromo).  Jadi teringat satu kenangan bersamanya, saat itu tak ada siapapun di dalam kamarnya, hanya ada aku dan mbah Ipin. Mbah terus saja mengajakku ngobrol dengan bahasa jawa meskipun berkali-kali aku katakan : “Kulo mboten sanget omong njowo kromo mbah..hehehehe” tap mbah malah tertawa mendengar jawabannya dan tentu saja disertai dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak terhenti karena pengakuannya. Alhasil…akupun terpaksa berbicara bahasa jawa kromo…meskipun hasilnya: LUCU (^._.^)

Februari 2010, aku pergi meninggalkan kota magelang…Sejak kepergianku ke kota yang saat ini aku tempati, aku jarang sekali mendengar kabar tentang mbah Ipin. Jangankan kabar tentang beliau,kabar tentang Ibu mertua-ku saja bisa di hitung dengan jari.

Juli 2010, aku mendengar kabar bahwa mbah Ipin terjatuh di kamar mandi…

1 Agustus 2010…Aku mengizinkan suamiku pergi ke Magelang.

Setelah melewati acara jalan-jalan bersama suamiku sebagai acara perayaan Ulang Tahun ku sehari sebelumnya, akupun mengizinkan suamiku untuk pergi ke Magelang. Entah mengapa, aku tak memberatkan kepergiannya meskipun pasti akan timbul rindu-rindu di setiap hari-hariku tanpanya (seperti yang aku rasakan beberapa hari ini).

4 Agustus 2010…“Sayangkyu pa kbr de2 kita hari ini? panda td ma mbah uti + mbah kalim mandiin mbah uyut. nanti mlm mbah uti mo tidur sana jg. kayanya dah perlu ditunggu terus tu. pada ditanyain je istrikyu”

Sms pertama di hari itu yang dikirim oleh suamiku. Ada rasa kekhawatiran di pikiranku tentang mbah Ipin. Malamnya, suamiku memberi kabar lagi bahwa semua anggota keluarga berkumpul di tempat Lik Ipin untuk menemani mbah Ipin. Entah suatu kebetulan atau mereka memiliki feeling yang kuat, seakan-akan seluruh keluarga sudah mengetahui bahwa usia mbah Ipin tidak akan lama lagi. Dan benar saja, pada hari Kamis, 5 Agustus 2010 Pukul 02:50WIB  mbah Ipin menghembuskan nafas terakhirnya. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun…Selamat Jalan Mbah Uyut, Semoga Amal Ibadahmu di terima oleh Alloh SWT dan Alloh melapangkan kuburmu. amin…Maaf jika aku tak sempat hadir pada pemakamanmu 🙁 weloveyou mbah…